Pabrik Kopi Berusia Lebih dari Satu Abad Ada di Semarang

Mesin penyangrai kopi berusia seabad masih melayani pembeli

Dokumentasi Pribadi

Rumah ini adalah lokasi dari pabrik kopi Margo Redjo atau kini dikenal dengan Dharma Boutique Roastery. Telah berdiri sejak 1916 di Cimahi, pada tahun 1925 pabrik tersebut pindah ke Semarang. Pada masa kejayaannya, pabrik yang memiliki arti nama ‘Jalan Kemenangan’ ini mampu memenuhi 60% dari seluruh kebutuhan kopi dalam negeri. Namun kini mesin-mesin besar tersebut telah purna. Walau tidak lagi beroperasi dalam skala sebesar dulu, mereka tetap memproduksi kopi bubuk serta memegang status sebagai salah satu pabrik kopi tua di Indonesia yang masih beroperasi. 

 Saat masuk ke ruang produksi sekaligus ruang pamer, semerbak bau kopi memenuhi seisi ruangan. Pengunjung akan disambut dengan deretan toples kaca jadul berisi biji kopi dari berbagai daerah di Indonesia kualitas terbaik. Di antaranya terdapat jenis Robusta Wine, Kopi Lanang, Java Mocca, dan belasan jenis lainnya. 

Yang unik dari jenis Kopi Lanang, umumnya biji kopi memiliki dua keping atau dikotil dan mampu tumbuh menjadi benih sehingga disebut biji ‘perempuan’. Namun terdapat beberapa biji yang muncul sebagai monokotil dan tidak dapat dijadikan benih. Biji yang memiliki kelainan tersebut kemudian disebut dengan biji lanang atau dalam bahasa Jawa artinya ‘laki-laki’.

Dokumentasi Pribadi

Kalau datang di waktu yang tepat, pengunjung dapat melihat langsung  proses sangrai biji kopi dengan alat tradisional yang usianya lebih dari seratus tahun. Alat tersebut dioperasikan lewat kayuhan tangan Mbak Sri yang sudah berpengalaman melakukannya selama 20 tahun. Biji kopi yang matang akan ditandai dengan suara  letupan, asap yang menghitam, dan aroma khas yang memenuhi ruangan. Bagi pengunjung yang awam dalam dunia kopi, tidak perlu khawatir karena pelayanan yang diberikan sangat informatif. Interaksi yang edukatif ini juga menjadi daya tarik tambahan bagi pengunjung yang sebagian besar datang  dari luar daerah.

 Biji kopi yang telah disangrai akan digiling menjadi bubuk. Pengunjung bisa memesan secangkir kopi untuk diminum langsung. Tersedia 3 pilihan cara pengolahan kopi yang dapat disaksikan langsung. Seru!

 Bukti kejayaan masa lalu berupa mesin sangrai dan giling biji kopi berukuran jumbo masih tersimpan dengan baik di belakang rumah. Ada harapan agar nantinya mesin-mesin tersebut  dapat menjadi bagian dari koleksi museum pabrik kopi Margo Redjo yang akan memberi warna baru dalam pariwisata Kota Semarang khususnya pecinan.

Dokumentasi Pribadi

Penulis: Fadhil Wiyoto

Penyunting: Nadin Himaya

Similar Posts