Buick 8, Mobil Rampasan Untuk Bung Karno

Kisah mobil kepresidenan pertama, terbaik di masanya.

Buick 8 di Museum Joeang 45 (sumber: kompas.com by Hilel Howdaya)

Setiap masa pemerintahan kepresidenan, tentu memiliki  mobil dinas sebagai alat mobilitas untuk menjalankan tugas kenegaraan. 

Sudah banyak merk mobil yang dipakai oleh presiden untuk bertugas, salah satu yang paling banyak digunakan yaitu merek Mercedes Benz. Namun, tahukah Sobat Sukaria, dari sekian banyak mobil kepresidenan ada satu cerita unik dari mobil merek Buick 8 milik Presiden Soekarno. 

Buick 8 merupakan mobil kepresidenan pertama Republik Indonesia yang dipakai oleh  Bung Karno dari tahun 1945 sampai dengan 1949. Menurut sejarahnya, mobil ini merupakan hasil rampasan dari para penjajah Jepang.

(sumber: Sari Sejarah by Toto Suroto)

Kisah ini, berawal saat Indonesia masih dijajah Jepang. Dimana saat itu negara masih baru terbentuk, jadi belum ada mobil kepresidenan untuk mengantar Presiden Soekarno dalam menjalankan tugas kenegaraan.

Kemudian, salah seorang pengikut setia Soekarno yang bernama Soediro teringat akan sebuah mobil merk Buick, yang konon katanya terbagus di Jakarta saat itu. Soediro melihat mobil Buick itu pada tahun 1945 di belakang kantor Departemen Perhubungan Masa Pendudukan Jepang. Mobil yang dilihatnya, merupakan mobil milik orang Jepang yang menjabat sebagai Kepala Jawatan Kereta Api.

Soediro yang ternyata merupakan kakek dari aktor ternama Tora Soediro ini, pada akhirnya bermaksud untuk mengambil mobil dinas yang dilihatnya, agar kemudian diberikan kepada Sang proklamator, Bung Karno. Namun, dikarenakan Soediro dan rombongannya yang tidak bisa mengendarai mobil, mereka pun terpaksa untuk mencari seorang sopir yang dapat membawa mobil tersebut. 

Hal tersebut sangatlah lumrah, mengingat saat itu belum banyak orang Indonesia yang bisa mengendarai mobil. Hingga akhirnya, Soediro kemudian mendekati sang sopir mobil Buick lalu merayunya dengan kalimat pembuka ‘Merdeka!’.

Berkat rayuannya, Soediro berhasil membujuk sang sopir mobil Buick untuk membawa kabur mobil majikannya. Kemudian, mereka pun melarikan mobil Buick ke rumah Soekarno di Jalan Pegangsaan Timur No 56. Sejak saat itulah, mobil tersebut dipakai Soekarno untuk melaksanakan tugas sebagai Presiden RI.

(sumber: apimages.com by Leslie Priest)

Buick 8, bukan mobil yang sembarangan. Pada zamannya, mobil buatan Amerika Serikat ini termasuk paling istimewa. Mobil ini jumlahnya terbatas, hanya diproduksi sebanyak 1.451 unit saja.

Dikarenakan produksinya yang terbatas, mobil Buick sering disebut sebagai Limited-8. Mobil kepresidenan pertama ini, dirilis pada 1939. Pada masanya, mobil ini dipatok dengan harga berkisar 1.000 – 2.000 dolar. Angka ini tergolong tinggi jika dilihat dari perkembangan inflasi.

Kini, mobil bersejarah tersebut tersimpan di Museum Joeang 45, Menteng, Jakarta Pusat, sejak 19 Mei 1979. Selain itu, setiap tanggal 16 Agustus, jelang peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia, mobil antik ini biasanya akan dibawa menuju Tugu Proklamasi, tak jauh dari Museum Gedung Joeang 45. 

Itulah kisah mobil yang pertama kali menemani perjalanan Presiden Republik Indonesia.

Bagaimana, menegangkan bukan? Kisah ini juga tertulis dalam sebuah buku berjudul “Bung Karno, Penyambung Lidah Rakyat Indonesia” yang ditulis oleh Cindy Adams.

Penulis: Bayu Setiawan

Penyunting: Nadin Himaya

Similar Posts