Harga Fantastis! 5 Hewan Ini Hasilkan Kopi Nikmat Berkualitas di Dunia
Selain Luwak, Berikut Daftar Hewan Penghasil Biji Kopi

Salah satu proses pembuatan biji kopi yang menarik adalah hasil fermentasi hewan. Mungkin, sudah banyak Sobat Sukaria yang mengenal kopi luwak. Tapi sudah tahu belum nih, ternyata selain kopi luwak, ada juga loh kopi fermentasi hewan lainnya!
Nah, kira-kira kopi apa saja sih? Berikut rangkuman informasi lima jenis kopi fermentasi hewan.
1. Kopi Luwak

Kopi Luwak dikenal sebagai salah satu kopi termahal di dunia. Sesuai dengan namanya, kopi ini berasal dari musang luwak Indonesia yang termasuk ke dalam keluarga Viverridae dan banyak dijumpai di kawasan Asia. Asal mula kopi luwak juga erat kaitannya dengan sejarah pembudidayaan tanaman kopi di Indonesia.
Meskipun berasal dari feses hewan luwak, kopi ini bisa menghasilkan cita rasa yang lebih maksimal dan unik. Bahkan bukan hanya itu, kopi luwak ternyata juga memiliki kandungan yang dinilai lebih aman bagi lambung. Biasanya, kopi ini dijual dengan harga mencapai Rp4,4 juta untuk setengah kilogram tergantung kualitas kopi.
2. Kopi Monyet

Monkey Parchment Coffee, kopi ini berasal dari hutan liar bernama Ghat yang berlokasi di wilayah Barat dan Selatan India. Kopi dihasilkan dari monyet jenis Rhesus yang cenderung suka mencari biji kopi paling matang.
Proses pembuatan kopi, berasal dari kunyahan monyet yang sudah dimuntahkan. Kemudian dicuci, dibilas, lalu dikeringkan dan dipanggang sebelum akhirnya menjadi biji kopi yang siap untuk konsumsi.
Akan tetapi, kopi jenis ini tidak dijual bebas. Jika ingin mencicipi, harus melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui websitenya, yaitu Kingsman Coffee dengan harga Rp 25,6 juta per pound.
3. Kopi Gajah (Black Ivory)

Black Ivory adalah nama perusahaan kopi yang ada di Golden Triangle Asian Elephant Foundation, Chiang Saen, Thailand Utara. Kopi gajah ini, pertama kali dibuat menggunakan gajah asli Thailand di Ban Taklang, Surin, Thailand.
Sama seperti luwak, kopi ini berasal dari kotoran gajah Thailand. Biasanya, pemberian biji kopi akan disertai dengan pisang atau nasi sebagai menu makanan diet seimbang.
Fakta lainnya, gajah tersebut harus diberikan 32 kilogram biji kopi untuk menghasilkan 1 kilogram biji kopi siap konsumsi. Tak heran, jika harganya cukup mahal yaitu sekitar Rp 12 juta per pound.
4. Kopi Kelelawar

Kopi kelelawar atau lebih dikenal dengan kopi bourbon pointu merupakan bentuk mutasi dari kopi Arabika. Proses olahan kopi, berasal dari kunyahan atau gigitan kelelawar yang diproduksi di Madagaskar, Afrika Timur.
Kabarnya, kopi ini memiliki cita rasa serta aroma yang khas dan dapat bertahan di dalam mulut selama kurun waktu yang cukup lama. Berkat prosesnya yang panjang, kopi ini juga dibanderol dengan harga yang tidak murah yaitu sekitar Rp 1,5 – 3 juta per pound.
5. Kopi Burung Jacu

Kopi burung ini terbuat dari biji kopi yang berasal dari kotoran burung. Burung yang digunakan untuk memproses kopi tersebut adalah jenis burung langka yaitu burung jacu.
Kopi yang berasal dari fermentasi burung jacu ini memiliki nama lain yaitu kopi camocim. Hal ini, karena produsen kopi tersebut berasal dari The Fazenda Camocim, yang terkenal sebagai salah satu produsen kopi di dunia. Produsen kopi ini mematok harga cukup fantastis, yaitu berkisar antara Rp 2,8-44,5 juta tergantung beratnya.
Wah, menarik juga, ya! Segera masukkan beberapa jenis kopi tadi ke dalam daftar agendamu.
Penulis: Bayu Setiawan
Penyunting: Nadin Himaya
