Benarkah di Tanjung Puting Kalimantan Kita Bisa Berinteraksi dengan Orang Utan?

Benarkah di Tanjung Puting Kalimanatan Kita BIsa Berinteraksi dengan Orang Utan?

Menelusuri hutan Kalimantan dan merasakan irama Hutan Tropis di sini, secara langsung melihat cantiknya alam Indonesia. Mengarungi the Black River atau Sungai Sekonyer menuju Taman Nasional Tanjung Puting, Provinsi Kalimantan Tengah. Sungai Sekonyer merupakan jalan satu-satunya menuju Taman Nasional Tanjung Puting, air sungainya berwarna hitam yang disebabkan oleh Zat Tanin dari akar-akar pohon di sepanjang sungai. Taman Nasional Tanjung Puting merupakan Pusat Rehabilitasi orang-utan dan mempelajari cara untuk melindungi spesies langka di Pulang Kalimantan ini. Eksotisme Sungai Sekonyer hadir selama mengarunginya, rimbunnya pohon di sisi sungai sambil melihat penghuni hutan seperti bekantan, macan dahan, kadal, ular sanca, burung pegar, burung enggang yang paling terkenal, dan 20 spesies burung terlangka di dunia. Terkadang monyet ekor panjang dan orang-utan bergelantungan di pohon serasa menyambut baik kedatangan para wisatawan.

Orang-utan menjadi daya tarik yang membuat wisatawan untuk berkunjung ke Taman Nasional Tanjung Puting. Penasaran untuk melihat spesies berbulu lebat secara langsung hidup orang-utan di alam liar. Harga tiket masuk untuk wisatawan nusantara sekitar 12.000-15.000 ribu per orang. Ketika wisatawan berada di Camp Leakey terdapat larangan yang harus dipatuhi, contohnya tidak diperkenankan untuk memberi makan orang-utan dan tidak berinteraksi dengan berlebihan karena membuat orang-utan memiliki rasa tak nyaman.

Keindahan alam Indonesia memang sungguh luar biasa, kita harus ikut menjaga dan melestarikan kekayaan alam yang masih ada. Taman Nasional Tanjung Puting merupakan salah satu wisata alam yang wajib kamu kunjungi dan saksikan pesona alam yang diberikan. Jaga keasrian Taman Nasional Tanjung Puting agar anak cucu kita nanti juga bisa melihat orang-utan secara langsung di alam liar. Tertarik berkunjung ke Taman Nasional Tanjung Puting?

__________________________

Explore the forests of Borneo and feel the rhythm of the Tropical Forest here, seeing first-hand the natural beauty of Indonesia. Crossing the Black River or the Sekonyer River to the Tanjung Puting National Park, Central Kalimantan Province. Sekonyer River is the only road to Tanjung Puting National Park, the river water is black caused by tannins from tree roots along the river. Tanjung Puting National Park is the Orangutan Rehabilitation Center and is studying ways to protect this rare species in Pulang Kalimantan. The exoticism of the Sekonyer River is present during the voyage, the lush trees on the riverbank while looking at forest dwellers such as proboscis monkeys, clouded leopards, lizards, pythons, pheasants, the most famous hornbills, and 20 of the rarest birds. bird species in the world. Sometimes long-tailed macaques and orangutans hanging from trees welcome tourists.

Orangutans are the main attraction that attracts tourists to visit Tanjung Puting National Park. Intrigued by the life of the furry orangutan species in the wild. The price of admission for domestic tourists ranges from 12,000-15,000 thousand per person. When tourists are at Camp Leakey there are restrictions that must be obeyed, for example not being allowed to feed orangutans and not interacting excessively because it makes orangutans feel uncomfortable.

The natural beauty of Indonesia is truly extraordinary, we must take part in protecting and preserving the natural wealth that still exists. Tanjung Puting National Park is one of the natural tourist attractions that you must visit and witness the natural charm provided. Maintaining the beauty of Tanjung Puting National Park so that our children and grandchildren can also see orangutans in the wild. Interested in visiting Tanjung Puting National Park?

Tags: orangutans, Sungai Sekonyer, Tanjung Puting National Park, Camp Leakey

 

Similar Posts